Dalam konsep manajemen terdapat 3 sumbu yaitu :
1. X (produk inovasi) : memerlukan biaya yang tinggi
2. Y (infrastruktur manajemen): Mengutamakan efisiensi cost
3. Z (service excellent): Penyesuaian dan adaptasi
Ketiga hal ini saling bertabrakan satu dengan yang lain.
Sebuah perusahaan harus memiih salah satu orientasi agar bisa fokus dan memiliki daya saing.
Terdapat 5 patterns dalam bisnis model yang bisa digunakan dasar orientasi yaitu:
1. Un-bundling business model (kosep memecah-mecahkan dari yang sudah ada).
Tantangan nya membutuhnkan biaya yang besar, sehingga perlu diseleksi lagi mana yang perlu dipilah dan mana yang tidak. Contoh: PT. Telkom
2. The long tail business model (hasilnya untuk jangka panjang)
Bisnis model ini baru bisa merasakan hasilnya setelah beberapa waktu lamanya dengan niche market yang sedikit tapi menguntungkan untuk jangka panjang. Contoh : LEGO
3. Multi-sided business model
Bisnis model ini yang paling umum digunakan perusahaan. Lebih cenderung memfokuskan penjualan pada grosir / komunitas. Contoh: Google
4. Free as a business model
Ada 2 tipe:
FREEMIUM (free tapi service yang premium). Contoh: Avira (Anti-Virus). Bisnis model ini dapat berjalan dengan cara subsidi silang.
BAIT and HOOK. Menggunakan trik dengan menyodorkan yang gratis dulu dengan tujuan membuat customer ketergantungan, lalu rela membayar untuk selanjutnya. Contoh: ESIA.
5. Open business model
Biasa digunakan oleh perusahaan Research and Development. Contoh: IDEO
Kamis, 13 Oktober 2011
Kamis, 06 Oktober 2011
BMC Part 1
Pertemuan kali ini dibahas tentang Business Model Canvas (BMC). BMC terbagi menjadi 9 poin yang saling berkaitan, yaitu:
1.Customer Segments : yaitu target market mana yang akan dituju
2.Value propositions : nilai-nilai yang ingin diberikan untuk customer
3.Channels : Cara bagaimana kita untuk berkomunikasi
4.Customer Relationship : Bagaimana cara untuk mempertahankan konsumen
5.Revenue Streams : Cara untuk dapat bisa menghasilkan uang
6.Key Resources : Memiliki hubungan dengan internal orang dalam
7.Key Activities : aktivitas yang dilakukan untuk mendukung hal-hal di atas
8.Key Partners : pihak luar yang terlibat, tapi perusahaan tidak punya otoritas
9.Cost Structure : biaya-biaya yang dikeluarkan agar hal no 5-8 bisa berjalan
BMC sangat penting sebelum kita menjalankan suatu bisnis karena BMC dapat digunakan untuk membantu menentukan network, customer, serta financial yang dibutuhkan.
1.Customer Segments : yaitu target market mana yang akan dituju
2.Value propositions : nilai-nilai yang ingin diberikan untuk customer
3.Channels : Cara bagaimana kita untuk berkomunikasi
4.Customer Relationship : Bagaimana cara untuk mempertahankan konsumen
5.Revenue Streams : Cara untuk dapat bisa menghasilkan uang
6.Key Resources : Memiliki hubungan dengan internal orang dalam
7.Key Activities : aktivitas yang dilakukan untuk mendukung hal-hal di atas
8.Key Partners : pihak luar yang terlibat, tapi perusahaan tidak punya otoritas
9.Cost Structure : biaya-biaya yang dikeluarkan agar hal no 5-8 bisa berjalan
BMC sangat penting sebelum kita menjalankan suatu bisnis karena BMC dapat digunakan untuk membantu menentukan network, customer, serta financial yang dibutuhkan.
Selasa, 27 September 2011
Mention Bank
Pada minggu ini kami membahas mengenai Mention Bank yaitu bank yang banyak melakukan inovasinya pada konsumen fokus. Mention Bank adalah bank yang awalnya sedang berfokus dibagian corporate banking seperti HSBC namun akan menjadi bank yang berfokus pada retail banking seperti BCA. CSR lebih mengarah ke existing customer dan memberikan cross selling, sedangkan CAR lebih mengarah kepada konsultasi dan mencari customer
Karen Mitchell memiliki kelebihan cepat dan akurat didalam bekerja, cerdas dan berpenamilan profesioanalm sangat disukai oleh para tamu, tapi bank ini tidak pintar dalam hal menjual produk bank.
Jean Warshawski :
Kelebihan:
-Wanita yang ceria
-Ia memiliki daya ingat yang hebat didalam mengingat nama orang dan selalu menyapa jika bertemu dengan para pelanggan
-Memiliki Interaksi yang baik dengan pelanggan
-Ia memiliki kemampuan untuk menilai pelanggan dan untuk memutuskan mana prospek yang baik untuk promosi penjualan cepat pada produk financial tertentu
-Dalam bekerja ia dapat beroganisasi dengan baik dan cepat tanggap untuk membantu rekan-rekan kerjanya
-Pada 6 bulan terakhir, ia mendapat peringkat diatas Mitchell dan sukses dalam penjualan consultative
Kekurangan:
-Memiliki akurasi yg jelek dan beberapa kali sering kerja part time
-Ia cenderung terlalucerewet dan ia tidak secepat Karen Mitchell
Curtis Richter
Kelebihan:
-Memiliki evaluasi kerja yang baik pada Menton’s small Longmeadow branch
-Ia pintar dan juga rupawan
Kekurangan:
-Ia putus kuliah pada tahun ketiga
-Ia masih sangat mudah
dari pelajaran ini yang dapat saya pelajari dari khasus ini yaitu staff harus memiliki sikap polite, warm, smile, ramah, dan berpengetahuan
Karena apabila customer personalize kita bagus maka akan tercipta suasana yang nyaman, tingkat kepercayaan customer meningkat, dan juga loyalitas customer pasti akan meningkat juga.
Karen Mitchell memiliki kelebihan cepat dan akurat didalam bekerja, cerdas dan berpenamilan profesioanalm sangat disukai oleh para tamu, tapi bank ini tidak pintar dalam hal menjual produk bank.
Jean Warshawski :
Kelebihan:
-Wanita yang ceria
-Ia memiliki daya ingat yang hebat didalam mengingat nama orang dan selalu menyapa jika bertemu dengan para pelanggan
-Memiliki Interaksi yang baik dengan pelanggan
-Ia memiliki kemampuan untuk menilai pelanggan dan untuk memutuskan mana prospek yang baik untuk promosi penjualan cepat pada produk financial tertentu
-Dalam bekerja ia dapat beroganisasi dengan baik dan cepat tanggap untuk membantu rekan-rekan kerjanya
-Pada 6 bulan terakhir, ia mendapat peringkat diatas Mitchell dan sukses dalam penjualan consultative
Kekurangan:
-Memiliki akurasi yg jelek dan beberapa kali sering kerja part time
-Ia cenderung terlalucerewet dan ia tidak secepat Karen Mitchell
Curtis Richter
Kelebihan:
-Memiliki evaluasi kerja yang baik pada Menton’s small Longmeadow branch
-Ia pintar dan juga rupawan
Kekurangan:
-Ia putus kuliah pada tahun ketiga
-Ia masih sangat mudah
dari pelajaran ini yang dapat saya pelajari dari khasus ini yaitu staff harus memiliki sikap polite, warm, smile, ramah, dan berpengetahuan
Karena apabila customer personalize kita bagus maka akan tercipta suasana yang nyaman, tingkat kepercayaan customer meningkat, dan juga loyalitas customer pasti akan meningkat juga.
Managing People in Hotel Industry
Kuliah minggu ini kami membahas mengenai The Accra Beach Hotel dan Managing People in Hotel Industry.
Pembahasan mengenai The Accra Beach Hotel yang memiliki masalah kebingungan un tuk reservasi dari WICB. Dari kasus tersebut dalam simpulkan bahwa hotel tersebut memiliki masalah ROMI yang mengorbankan rugi jangka pendek namun akan menimbulkan profit yang tinggi di masa depan.
Perkuliahan kemudian dilanjutkan oleh pembicara tamu dari Ibu Ita Saleh dari Hotel Java Paragon. Beliau menjelaskan bahwa faktor manusia adalah faktor terpenting di hotel karena service adalah hal yang paling diutamakan dalam dunia perhotelan. Jika dalam suatu hotel memiliki suatu Human Resource yang rendah sehingga dapat menimbulkan kinerja yang berkualitas rendah pula. Dalam hotel juga memiliki aspek ketulusan, yaitu dimana setiap karyawan atau staff harus mengerjakan perkerjaannya dengan hati yang tulus dan juga dapat menimbulkan rasa cinta atas perkerjaannya sendiri.
Salah satu tugas Human Resource adalah merekrut staff baru atau disebut recruitment.
Recruitment adalah suatu proses untuk menemukan calon karyawan tanpa adanya ikatan. Faktor recruitmen ada internal searching, advertising, agen, walk in (jarang), reference, dsb. Sedangkan selection adalah proses dimana company sudah memutuskan untuk siapa yang kira-kira akan diterima sebagai pegawai.
Pembahasan mengenai The Accra Beach Hotel yang memiliki masalah kebingungan un tuk reservasi dari WICB. Dari kasus tersebut dalam simpulkan bahwa hotel tersebut memiliki masalah ROMI yang mengorbankan rugi jangka pendek namun akan menimbulkan profit yang tinggi di masa depan.
Perkuliahan kemudian dilanjutkan oleh pembicara tamu dari Ibu Ita Saleh dari Hotel Java Paragon. Beliau menjelaskan bahwa faktor manusia adalah faktor terpenting di hotel karena service adalah hal yang paling diutamakan dalam dunia perhotelan. Jika dalam suatu hotel memiliki suatu Human Resource yang rendah sehingga dapat menimbulkan kinerja yang berkualitas rendah pula. Dalam hotel juga memiliki aspek ketulusan, yaitu dimana setiap karyawan atau staff harus mengerjakan perkerjaannya dengan hati yang tulus dan juga dapat menimbulkan rasa cinta atas perkerjaannya sendiri.
Salah satu tugas Human Resource adalah merekrut staff baru atau disebut recruitment.
Recruitment adalah suatu proses untuk menemukan calon karyawan tanpa adanya ikatan. Faktor recruitmen ada internal searching, advertising, agen, walk in (jarang), reference, dsb. Sedangkan selection adalah proses dimana company sudah memutuskan untuk siapa yang kira-kira akan diterima sebagai pegawai.
Kamis, 25 Agustus 2011
Balancing and Demand Capacity
Pada minggu ini saya belajar mengenai service marketing dan saya akan bagikan pada minggu ini tentang Shouldice hospital.
Mungkin beberapa dari kalian mentahui tentang rumah sakit ini namun saya akan bagikan untuk yang belum mengetahui tentang rumah sakit ini. Rumah sakit ini adalah rumah sakit khusus penyakit hernia, penyakit yang kebanyakan menyerang kaum lelaki. Menurut saya rumah sakit ini sangat menarik serta bagus karena berbeda dengan rumah sakit biasanya selain penderita hernia, pasien juga bisa berkonsultasi juga untuk menanggulangi penyakit hernia dan disini biaya check up penyakit hernia gratis.
Dihubungkan dengan topik tentang balance and demand capacity, atau kapasitas permintaan. Misalnya, kita membuka sebuah hotel kita juga harus mengetahui kemampuan kita untuk melayani tamu, bila banyak tamu yang datang ke hotel kita itu memang bagus tetapi bila kapasitas dari kamar yang kita miliki untuk di tempati oleh tamu tidak sebanyak dengan tamu yang datang dan jumlah tamu melebihi kapasitas kita itu bisa membuat sebuah masalah yang besar, seandainya kita terima pun itu akan membuat kepuasan dari pelayanan yang kita berikan buruk jadi untuk itu sebaiknya kita harus melakukan sesuai kapasitas kita untuk membuat kepuasan dari pelayanan kita kepada tamu tersampaikan dan tidak membuat kamu tersebut tidak puas dengan pelayanan yang telah kita berikan.
Mungkin beberapa dari kalian mentahui tentang rumah sakit ini namun saya akan bagikan untuk yang belum mengetahui tentang rumah sakit ini. Rumah sakit ini adalah rumah sakit khusus penyakit hernia, penyakit yang kebanyakan menyerang kaum lelaki. Menurut saya rumah sakit ini sangat menarik serta bagus karena berbeda dengan rumah sakit biasanya selain penderita hernia, pasien juga bisa berkonsultasi juga untuk menanggulangi penyakit hernia dan disini biaya check up penyakit hernia gratis.
Dihubungkan dengan topik tentang balance and demand capacity, atau kapasitas permintaan. Misalnya, kita membuka sebuah hotel kita juga harus mengetahui kemampuan kita untuk melayani tamu, bila banyak tamu yang datang ke hotel kita itu memang bagus tetapi bila kapasitas dari kamar yang kita miliki untuk di tempati oleh tamu tidak sebanyak dengan tamu yang datang dan jumlah tamu melebihi kapasitas kita itu bisa membuat sebuah masalah yang besar, seandainya kita terima pun itu akan membuat kepuasan dari pelayanan yang kita berikan buruk jadi untuk itu sebaiknya kita harus melakukan sesuai kapasitas kita untuk membuat kepuasan dari pelayanan kita kepada tamu tersampaikan dan tidak membuat kamu tersebut tidak puas dengan pelayanan yang telah kita berikan.
Kamis, 18 Agustus 2011
Service Blueprint
Service Blueprint : Bagaimana cara membuat blueprint service dari sebuah hotel yang ditargetkan adalah backpacker dan hanya menginap selama 6 jam.
Service Blueprint berhubungan dengan materi dalam mata kuliah Service Marketing pada minggu yang lalu yaitu dimana service adalah hal yang sangat penting dalam menjalankan sebuah hotel.
Kegunaan Service Blueprint sendiri memiliki fungsi sebagai pedoman kita dalam memberikan pelayanan kepada tamu yang datang ke hotel kita.
Dalam mata kuliah Service Marketing minggu ini juga membahas salah satu perusahaan makanan yang terkenal di Filipina yaitu Jollibee. Jollibee menjual makanan yang mirip dengan Mcd namun memiliki khas Filipina. Jollibee memberikan hal yang unik sehingga mampu memimpin persaingan dari Mcd yang ada di Filipina.
Service Blueprint berhubungan dengan materi dalam mata kuliah Service Marketing pada minggu yang lalu yaitu dimana service adalah hal yang sangat penting dalam menjalankan sebuah hotel.
Kegunaan Service Blueprint sendiri memiliki fungsi sebagai pedoman kita dalam memberikan pelayanan kepada tamu yang datang ke hotel kita.
Dalam mata kuliah Service Marketing minggu ini juga membahas salah satu perusahaan makanan yang terkenal di Filipina yaitu Jollibee. Jollibee menjual makanan yang mirip dengan Mcd namun memiliki khas Filipina. Jollibee memberikan hal yang unik sehingga mampu memimpin persaingan dari Mcd yang ada di Filipina.
Kamis, 11 Agustus 2011
Service Consumer
Hari ini kita diajarkan perbedaan antara produk dan service :
Produk = Apabila terjadi kekecewaan pada pelanggan terhadap suatu produk maka pelanggan cukup untuk tidak membeli produk itu kembali namun pada service berbeda, pelanggan yang kecewa terhadap service akan menghentikan memakai pelayanan service tersebut serta memberikan negative worth of mouth.
Desired Service : Terdapat 3 hal yang membuat desired service :
1. Explicit Service Promise : Janji yang dijanjikan oleh perusahaan
2. Worth of Mouth : Berita dari mulut ke mulut mengenai produk tersebut
3. Past Experience : Percobaan ke 2 yang sesuai dengan yang 1 atau lebih baik
Adequate Service :
1. Service Problems : hal tertentu yang menjadikan masalah di service (contoh : koki absen karena sakit)
2. Emergencies : lampu mati, air mati, hal-hal yang tak terduga
3. Bad Weather, overdemand : hujan deras yang menyebabkan banjir.
Perception of Service ( gambaran terhadap obyek )
terdapat 3 hal yang membentuk perception of service :
1. Service Quality : kesan pertama pelanggan
2. Value : Harga Produk/image
3. Customer Satisfaction : Service quality + price
Produk = Apabila terjadi kekecewaan pada pelanggan terhadap suatu produk maka pelanggan cukup untuk tidak membeli produk itu kembali namun pada service berbeda, pelanggan yang kecewa terhadap service akan menghentikan memakai pelayanan service tersebut serta memberikan negative worth of mouth.
Desired Service : Terdapat 3 hal yang membuat desired service :
1. Explicit Service Promise : Janji yang dijanjikan oleh perusahaan
2. Worth of Mouth : Berita dari mulut ke mulut mengenai produk tersebut
3. Past Experience : Percobaan ke 2 yang sesuai dengan yang 1 atau lebih baik
Adequate Service :
1. Service Problems : hal tertentu yang menjadikan masalah di service (contoh : koki absen karena sakit)
2. Emergencies : lampu mati, air mati, hal-hal yang tak terduga
3. Bad Weather, overdemand : hujan deras yang menyebabkan banjir.
Perception of Service ( gambaran terhadap obyek )
terdapat 3 hal yang membentuk perception of service :
1. Service Quality : kesan pertama pelanggan
2. Value : Harga Produk/image
3. Customer Satisfaction : Service quality + price
Langganan:
Postingan (Atom)